Working Vista Pointer

Tren Teknologi Yang Akan Berkembang di 2016


7 Tren Teknologi yang akan Berkembang Pesat di 2016



Memasuki 2016 teknologi digital berkembang kian pesat, beberapa inovasi teknologi diperkirakan akan dikembangkan lebih masif pada 2016. Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2016, yang digelar di Las Vegas, Senin (4/1), setidaknya ada tujuh model tren teknologi digital yang diprediksi menjadi inovasi di 2016.

1. Mobil Masa Depan

Saat ini mobil dengan perangkat teknologi digital dan bertenaga istrik telah berkembang sangat baik. Namun pada 2016 beberapa perusahaan otomotif akan mengembangkan mobil dengan autopilot, tanpa sopir dalam arti mobil mampu menyetir sendiri. 
Pada saat yang sama beberapa produsen mobil mewah ternama seperti Audi, Mercedes, BMW, Ford bahkan VW group telah menyiapkan sistem mobil autopilot ini. Untuk mobil listrik, berbeda pada pameran CES sebelumnya hanya sebatas mobil konsep. 
Kali ini mobil listrik yang dipamerkan akan lebih familiar dan terjangkau bagi masyarakat. Termasuk beberapa produsen dari Cina yang mulai melirik teknologi mobil listrik terjangkau.


2. Teknologi Realitas Virtual Jarak Dekat (VR)

Realitas virtual akan mendapatkan momentum terobosannya pada 2016 ini. Debut sebelumnya diperlihatkan dengan produk Oculus Rift, piranti ikat kepala yang menampilkan realitas virtual bagi penggunanya. Rencananya versit terbaru Oculus Rift akan hadir di CES dan mulai dipasarkan pada kuartal I 2016.
Perangkat realitas virtual Oculus Rift terbaru ini telah didukung video jarak pandang 360 derajat, dan akan membawa pengguna dalam pengalaman yang lebih dalam dan luar biasa. Beberapa perusahaan elektronik kenamaan seperti Samsung melengkapi dengan perangkat pendukung seperti headset dan aksesoris kontroler menjadi alternatif bagi Oculus Tourh.


3. Kejayaan Teknologi Drone

Walaupun pada beberapa tahun mendatang penggunaan drone diwajibkan terdaftar, namun drone akan tetap menjadi minat utama tren teknologi 2016. Akan lebih banyak lagi fitur dan fungsi drone yang akan diterbangkan, seperti kemudahan menerbangkan dengan kamera atau perangkat kendali yang dikombinasikan dengan anggota tubuh. 
Beberapa drone keluaran terbaru nanti bahkan diperkirakan lebih ringan, namun memiliki banyak kecanggihan dan kelebihan fitus, kamera, pelacakan dan teknologi yang lebih stabil.


4. Teknologi Streaming Akan Lebih Canggih

Banyak aplikasi video streaming di dunia maya yang kita lihat saat ini seperti Netflik dan YouTube. Namun teknologi streaming akan lebih kompetitif dengan hadirnya Sling TV di AS pada tahun lalu. WalaupunYouTube masih menjadi pemain dominan di teknologi aplikasistreaming.
Semakin banyaknya pilihan perangkat teknologi nirkabel termasuk realitas virtual mampu memberi ruang semakin canggihnya teknologi streaming. Selain itu teknologi streaming tidak bisa dilepaskan dari penggunaan internet tak terbatas. Ketersediaan akses internet secara luas ini pun akan mendukung penggunaan teknologi video streaming jauh lebih besar.


5. Rumah Pintar Dengan Perangkat Teknologi Canggih Akan Bermunculan

Tahun lalu pengembangan aplikasi pemasangan teknologi rumah pintar sedikit terhambat. Ini dikarenakan banyak platform yang masih belum bekerja optimal seperti HomeKit dan Google Brillo.
Seharusnya mereka menyatukan semua teknologi tersebut dalam satu sistem yang sederhana, seperti yang saat ini tengah dikembangkan Samsung  Tizen dan WebOS LG. Beberapa kemampuan rumah pintar ini diantaranya mampu mendeteksi dini kebakaran, sensor banjir dan kerusakan lain.


6. Transportasi Akan Semakin Personal

Hoverboard yang merupakan evolusi canggih dari skateboard sebagai transportasi personal yang mumpuni, karena bertenaga listrik. Bahkan ada produsen Hoverboard yang mampu mendesain alat transportasi ini dapat dilipat dengan kemampuan baterai portabel untuk pengisian daya.


7. Internet yang semakin baik untuk kesehatan

Berbeda dengan penggunaan internet bagi perangkat realitas virtual dan rumah pintar, seluruh perangkat aplikasi internet bisa dihubungkan melalui tubuh untuk mengecek kesehatan pengguna internet. Perangkat gadget dengan koneksi internet nanti mampu memantau kadar glukosa darah, rincin pola tidur, bahkan zat kimia berbahaya dalam tubuh.




Sumber : http://trendtek.republika.co.id/
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Portal CC, Solusi Kepuasan Pelayanan

PORTAL CONTACT CENTER,
SOLUSI KEPUASAn PELAYANAN




Sejak tahun 2015, PT Perkebunan Nusantara(PTPN XI) telah membentuk divisi baru yaitu Quality Control (QC) untuk menggenjot kualitas produksi gula, terutama menghadapi masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Divisi baru ini diharapkan menjadi pengawas kualitas baik mulai bahan baku hingga kualitas produksi gula.
Selain menggenjot kualitas produsi gula, secara bisnis kepuasan pelayanan terhadap Pengguna (Petani Tebu dan Karyawan) juga menjadi faktor penentu dalam memperbaiki produktivitas yang secara tidak langsungdapat mempercepat swasembada gula nasional.

Salah satu inovasi layanan yang dapat dinilai efektif dalam meningkatkan kinerja dan terus dikembangkan adalah Contact Center. Contact Center merupakan media awal dalam berkomunikasi dan mengakomodasi kebutuhan Pengguna (dalam hal ini Petani dan Karyawan).

Hal lainnya, Contact Center berperan penting sebagai salah satu media dalam mempertahankan, meningkatkan hubungan, dan menunjukkan kepedulian perusahaan. Contact center berfungsi sebagai sarana komunikasi antara pengguna dengan perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaiknya. Industri gula yang mampu memenangkan hati Petani dan memberi pelayanan terbaikakan tetap bertahan dalam kondisi apapun.

Contact Center dapat diaplikasikan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini untuk membantu melaksanakan pelayanan. Salah satunya adalah dengan menerapkan mekanisme penanganan konsultasi, pengaduan, dan sarana pemberi informasi yang diwujudkan dalam PORTAL CONTACT CENTER PTPN XI.

Dalam Portal Contact Center tersebut dapat diaplikasikan :
-   Trouble Ticket Pengaduan online untuk mencatat, menyalurkan, dan memberi solusi permasalahan user
-    Aplikasi interaktif web chat
-  Pengaduan melalui fax / sms gateway yang dikonversi ke bentuk email untuk kemudian dapat diteruskan ke masing-masing email PIC/Unit terkait. Selain untuk pengaduan, SMS gateway juga dapat digunakan untuk memberi informasi secara broadcast kepada semua unit/bagian.
- Media Sosial Gateway dengan fasilitas komentar, saran, maupun kritik yang disampaikan melalui media social (facebook, twitter, dll), akan dicapture oleh contact center untuk kemudian dapat ditanggapai ataupun dievaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
-   Solusi Knowledge Managementyang memberikan kemudahan terhadap user dalam mencari informasi mengenai pergulaan dan pertebuan. Dengan Informasi/ilmu yang benar dapat mengembangkan potensi daya pikir dan daya kerja Petani sehingga budidaya tebu tepat dan terarah.
-  Aplikasi kecerdasan buatan (sistem penunjang keputusan). Misalnya: Aplikasi Deteksi Varietas Tebu, Aplikasi Deteksi Kecocokan Varietas berdasarkan Tipologi / Wilayah Setempat, Aplikasi Deteksi Dosis Pupuk berdasarkan Analisa Tanah / Wilayah setempat,  dll., yang memberikan solusi kepada Petani Tebu maupun Calon Petani Tebu sehingga termotivasi sertatertarik menanam tebu dengan lebih mudah menerapkan hasil/solusi tersebut terhadap lahannya untuk mendapatkan hasil produksi/pendapatanyang lebih baik.

- Aplikasi Survey kepuasan, survey informasi, polling, jajak pendapat, dan sebagainya.

Portal contact center memanfaatkan teknologi yang bisa diakses secara online melalui PC dan seluler/gadged. Hal ini membuat Pengguna lebih mudah mengakses dimanapun berada.

Pemanfaantan teknologi TIK melalui Portal Contact Center dapat membangun budaya positif ysng mengedepankan kebutuhan akan pengelolaan informasi dan penyelesaian permasalahan yang terstruktur, sistematis dan professional.

Selain itu, dengan adanya Portal Contact center ini diharapkan dapat memberikan PELAYANAN PRIMA dengan menampung kritik, saran, ide, informasi terbaru, pemikiran pengguna dan mendengarkan maupun memberi solusi bagi masalah pengguna, dapat memberikan pelayanan terbaik dan konsisten dalam setiap interaksi, permasalahan dapat terselesaikan dalam waktu yang lebih cepat dan tepat sasaran, akan memberikan nilai lebih serta meningkatkan kepuasan user yang pada akhirnya menciptakan loyalitas. User yang loyal akan meningkatkan SINERGI dan KEPEDULIAN terhadap perusahaan sehingga dengan sendirinya produktifitas, profit, dan revenue akan meningkat 
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

TRIPLE R (Reformasi, Restrukturisasi, Revitalisasi)


TRIPLE R (REFORMASI, RESTRUKTURISASI, REVITALISASI)

Dalam era persaingan yang semakin ketat, setiap kali sebuah perusahaan harus mengevaluasi kinerjanya, serta melakukan serangkaian perbaikan, agar tetap tumbuh dan dapat bersaing. Perbaikan ini akan dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan, sehingga kinerja perusahaan makin baik dan dapat terus unggul dalam persaingan, atau minimal tetap dapat bertahan.
Salah satu strategi untuk memperbaiki dan memaksimalkan kinerja perusahaan adalah dengan cara Triple R / 3R ( Reformasi, Restrukturisasi, dan Revitalisasi).
REFORMASI
Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada pada suatu masa (Wikipedia). Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang membuat pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan lebih mudah, Perusahaan/Industri Gula dapat merubah sistem yang telah ada yang berbasis manual menjadi berbasis teknologi informasi (terkomputerisasi).

Bisa kita lihat saat ini PTPN XI telah menginjak Reformasi ini, misalnya dengan telah adanya pengembangan Aplikasi-Aplikasi online yaitu SIMPRO (Sistem Informasi Produksi), SIMPG, Kasbon Online, Email Perusahaan, ERP (Enterprise Resource Planning), dll. yang tentunya tidak akan berhenti pada garis ini dan akan melakukan perkembangan dan perbaikan.




Reformasi lain yang bisa dilakukan dari sistem manual menjadi terkomputerisasi yaitu dengan membantu para juru tulis ataupun sekteraris untuk menata arsip dengan baik. Misalnya dengan mengembangkan “Sistem Informasi Dokumen Online” sehingga dokumen yang ada bisa tertata dengan baik dan mempermudah pencarian dokumen tersebut apabila diperlukan. Terutama saat ini PTPN XI telah melakukan standarisasi internasional maupun nasional dengan telah adanya ISO 9001:2008 dan SNI yang tentunya mewajibkan perusahaan untuk menata dan merapikan dokumen yang ada sehingga aplikasi ini sangat diperlukan.
Reformasi dapat juga dilakukan saat melakukan rapat/pertemuan, dengan memanfaatkan teleconference atau video conference sehingga beberapa pihak dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan di lokasi yang berbeda. Hal ini dapat memberi efisiensi terhadap biaya akomodasi, konsumsi, BBM, dan tentunya hemat waktu untuk memberikan hasil/keputusan yang lebih cepat.


RESTRUKTURISASI
Jika kita mendengar istilah atau kata Restrukturisasi, yang ada dipikiran kita, seolah-olah membicarakan perusahaan yang sedang menurun. Hal ini disebabkan oleh definisi restrukturisasi itu sendiri yang sering disebut sebagai downsizing atau delayering, sehingga jika kita mendengarhal tersebut, yang ada dipikiran kita, seolah-olah membicarakan perusahaan yang sedang menurun,dengan melibatkan pengurangan perusahaan di bidang tenaga kerja, unit kerja atau divisi, ataupun pengurangan tingkat jabatan dalam struktur organisasi perusahaan untuk memperbaiki efisiensi dan efektifitas.
Strategi restrukturisasi digunakan sebagai salah satu solusi bagi perusahaan yang tidak berkembang, sakit atau adanya ancaman bagi organisasi, atau industri diambang pintu perubahan yang signifikan, perubahan strategi, atau masuknya teknologi baru dalam perusahaan. Selanjutnya sering diikuti oleh akuisisi untuk membangun bagian yang kritis, menjual bagian yang tidak perlu, guna mengurangi biaya akuisisi secara efektif. Hasilnya adalah perusahaan yang kuat, atau merupakan transformasi industri.
Restrukturisasi perusahaan bertujuan untuk memperbaiki dan memaksimalisasi kinerja perusahaan. Tentu saja perusahaan tak perlu menunggu terjadi penurunan baru dilakukan perbaikan, karena bisa terlambat, sehingga perbaikan perlu dilakukan secara terus menerus.
Restrukturisasi ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan Sumber Daya yang telah ada, baik Sumber Daya Manusia, maupun Sumber Daya Pabrik. Penataan di bidang SDM dengan cara menempatkan karyawan pada bagian sesuai keahliannya sehingga hasil kerja yang didapatkan maksimal. Tentunya dengan pula didukung oleh pelatihan berkala dan pengawasan yang dapat mengasah pengetahuan karyawan. Hal ini juga dapat didukung dengan pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Karyawan yang dapat membantu divisi Personalia.

REVITALISASI
Revitalisasi bisa berarti proses, cara dan atau perbuatan untuk menghidupkan atau menggiatkan kembali berbagai program kegiatan apapun sehingga usaha-usaha tersebut untuk menjadikan sesuatu itu menjadi penting.
PT Perkebunan Nusantara XI mulai tahun 2015 kemarin, telah melakukan revitalisasi terhadap beberapa Pabrik Gula, terutama di PG DJatiroto dan PG Assembagoes yakni menambah kapasitas pabrik dan modernisasi mesin produksi sehingga diharapkan Rendemen dan produktifitas meningkat. Hal ini dilakukan untuk mendukung Swasembada Gula Nasional,
Revitalisasi jangan hanya dikerangkai sebagai belanja alat baru atau penggantian peralatan yang ada, namun revitalisasi perlu dimaknai sebagai paradigma baru dalam memandang masa depan industri. Model revitalisasi industri gula ke depan tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas gula saja, tetapi harus bersandar pada konsep berkelanjutan. Sehingga DIVERSIVIKASI non-gula dapat menjadi solusi dan penopang dalam upaya mengoptimalkan semua potensi industri tebu yang berdaya saing dan mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil, bahkan menjadi penggerak utama industri tebu. Dalam pelaksanaannya bisa dilakukan kerjasama antara BUMN dan Swasta.
Diversivikasi dari industri tebu ini dapat menghasilkan bermacam-macam produk, misalnya :Penghasil energi listrik yang dapat digunakan untuk operasional pabrik, bahkan bisa dikembangkan untuk menjual listrik kepada masyarakat / PLN, Tetes (molasses), yang dikembangkan untuk membuat etanol, asam asetat, MSG, Asam asetat, asam laktat, Biokompos sebagai pupuk, pucuk tebu dapat dijadikan pakan ternak, Bioetanol, alkohol, particle board, anzim amylase, pariwisata agro bersejarah, dll
Selain peningkatan kapasitas dan Diversifikasi, Revitalisasi di bagian Off Farm yaitu dengan melakukan efisiensi (bahan bakar, sumber daya), menanamkan budaya kerja karyawan lingkungan bersih dan profesional, peminimalan resiko limbah industri, otomatisasi peralatan pabrik.
Sedangkan di bidang On Farm, revitalisasi dapat dilakukan dengan memperbaiki varietas dan protas dengan melakukan Bongkar Ratoon (beberapa tanaman petani sudah tidak produktif dan telah dikepras lebih dari 3 turunan), Melakukan pembinaan dan membuat portal informasi budidaya tebu agar Petani dapat melakukan perlakuan yang baik terhadap tanaman tebu, meningkatkan bahan baku tebu dari Petani, menyempurnakan ketepatan peraturan/kebijakan, waktu, dan jumlah penyaluran kredit/benih/pupuk, meningkatkan penerapan budaya mekanisasi, melakukan penyempurnaan instrumen kelembagaan dan mekanisme pembinaan terhadap Petani secara berkala, membuat kebun percobaan dan percontohan agar petani menjadi lebih tertarik dan termotivasi untuk berbudidaya tebu dengan lebih baik .
Menambah areal tebu dengan bekerjasama dengan PTPN lain ataupun Dinas Kehutanan untuk membuka lahan tanaman ataupun hutan yang tidak produktif sehingga dapat menjadi areal baru perkebunan tebu, tentunya dengan survei kelayakan lahan dan agroklimatologinya sesuai untuk komoditas tebu. Jika perluasan areal sudah tidak dimungkinkan di Jawa, maka dapat direalisasikan di luar Jawa dengan tetap menggunakan pola Agroforestry (berselang seling antara hutan dan kebun tebu) sehingga fungsi utama hutan tidak hilang. Dan hal ini tentunya tak lepas dari peran Pemerintah untuk dapat mewujudkan hal tersebut.

Dari 3R (Reformasi, Restrukturisasi, Revitalisasi) diatas diharapkan dapat memacu swasembada gula nasional seperti yang pernah dicapai oleh Indonesia saat jaman Belanda sebagai eksportir gula untuk menjadikan Industri Gula seMANIS namanya. 
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Petunjuk Pelaksanaan Giling 2015


Petunjuk Pelaksanaan Giling 2015
Pabrik Gula Pradjekan



»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Download Data GPS 78s (Win 8)

CARA DOWNLOAD DATA GPS 78s
MENGGUNAKAN WINDOWS 8


»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Kunci Sukses Hadapi MEA Dengan Peningkatan Kualitas SDM



KUNCI SUKSES HADAPI MEA
DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SDM 


Salah satu kunci utama dalam memenangkan persaingan pada era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Inovasi dan investasi di bidang SDM mutlak dilakukan perusahaan agar bisa menjadi pemenang. MEA tidak perlu ditakuti, namun harus disikapi dengan dengan mempersiapkan diri dengan baik dan menjadi perofesional agar mampu bersaing dan beradaptasi.


·      Kecerdasan Intelektual  (Intelectual Quotient / IQ)
IQ adalah ukuran kemampuan intelektual, analitis (kemampuan menganalisa), logika, dan rasio seseorang. IQ berkaitan pada keterampilan berbicara, kesadaran akan sesuatu disekelilingnya dan penguasaan matematika


·      Kecerdasan Emosional  (Emotional Quotient / EQ)
EQ adalah kemampuan berkomunikasi seseorang dalam dua dimensi, yaitu pada dirinya sendiri dan orang lain/lingkungan. EQ pada diri sendiri berguna untuk menumbuhkan kesadaran diri, penerimaan diri, menghargai diri sendiri, dan penguasaan diri. EQ pada orang lain/lingkungan adalah kemampuan memahami, menerima, mempercayai, dan mempengaruhi orang lain. Dengan kecerdasan emosional, kita akan justru lebih mendalami kecerdasan intelektual dalam berbuat dan berperilaku.


·      Kecerdasan Spiritual  (Spiritual Quotient / SQ)
SQ adalah kemampuan seseorang untuk dapat memahami arti hidup. Hal ini menyangkut hubungan dengan Tuhan.


·      Kecerdasan Adversitas  (Adversity Quotient / AQ)
AQ adalah kemampuan seseorang saat menghadapi segala kesulitan. Beberapa orang mencoba tetap bertahan menghadapi kesulitan tersebut, sebagian lainnya mudah takluk dan menyerah.


·      Kecerdasan Emosional Spiritual (Emotional Spiritual Quotient / ESQ)
ESQ adalah gabungan antara EQ dan SQ. ESQ adalah model kemampuan seseorang untuk memberi makna spiritual terhadap pemikiran, perilaku atau akhlak dan kegiatan, serta manpu menyinergikan antara IQ logika/berpikir, EQ, SQ secara komprehensif.



Landasan EQ dan SQ Dalam Kepemimpinan

Seorang pemimpin yang hanya berlandaskan pada IQ saja, maka visi dan misi serta orientasi kerjanya sebatas pada hal-hal yang sifatnya materialistis, matematis dan pragmatis, dengan mengenyampingkan hal-hal yang berbau spiritualistis dan sentuhan hati nurani. Pencapain visi dan misi oleh pemimpin yang hanya mengandalkan IQ, dilakukan dengan prinsip just do it, sehingga segala bentuk kegagalan ataupun keberhasilan, disikapi sebagai prinsip just a game. bahkan ultimate goal nya juga masih sebatas mancari kepuasan materiil atau duniawi.
Pemimpin yang menerapkan nilai-nilai EQ akan menggunakan hatinya dalam memimpin, tidak semata-mata logika sebagaimana pendekatan IQ di atas. Penerapan EQ ini ditunjukan dengan sifat siddik (jujur), Tabligh (berani menyampaikan kebenaran), Amanah (terpercaya), dan Fatonah (berpendirian kuat dan dapat dipercaya) dalam memimpin. namun pendekatan EQ ini sasaran akhirnya cenderung masih tetap sama dengan pendekatan IQ yakni sebatas mengejar kepuasan materiil atau duniawi.
Pemimpin yang mendalami dan menerapkan nilai-nilai SQ dipadukan dengan nilai-nilai EQ, ultimate goal nya semata-mata mendapat ridha Allah SWT. Visi dan misinya sangat jauh kedepan dan tidak sebatas sampai akhir kehidupan dunia saja, tapi sampai pada kehidupan akhirat, dimana semua perilaku kita di dunia akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT dan kita yakin bahwa pengadilan akhirat akan kita hadapi. Oleh karena itu prinsip just do it nya adalah mengerjakan segala sesuatu dengan penuh keikhlasan karena melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang pemimpin, semata-mata mengharap ridha Allah SWT, sehingga ukuran yang digunakannya bukan lagi ukuran manusia tapi sudah menggunakan ukuran Tuhan Pencipta Alam Semesta.
Demikian juga dalam hal pengukuran kinerja karyawannya, tidak semata-mata hanya berorientasi pada hasil tetapi kriteria proses untuk mencapai hasil tersebut juga sangat diperhatikan. Kriteria berdasarkan hasil hanya berfokus pada apa yang telah dicapai atau dihasilkan daripada bagaimana sesuatu itu dicapai atau dihasilkan.
Kinerja yang berlandaskan ESQ adalah “Hasil kerja yang dapat dicapai sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral dan etika”.

Faktor keberhasilan seseorang ternyata bukan semata-mata ditentukan oleh faktor pendidikan formal atau bahkan bukan ditentukan oleh kemampuan dan kecerdasan intelektual, tetapi kontribusi terbesar adalah kemampuan berinteraksi dengan orang lain dalam wujud siltarturahmi basa-basi atau seremonial, pemahaman tentang agama, dukungan emosional yang baik dan terarah, serta kemampuan untuk bertahan dan mencari solusi saat menghadapi permasalahan.

Mengabaikan ataupun mengagungkan salah satu dari bentuk kecerdasan diatas adalah suatu kekeliruan. Pentingnya keseimbangan antara beberapa bentuk kecerdasan ini diperlukan untuk menjadi seorang yang paripurna, memiliki dorongan yang kuat untuk meraih prestasi kerja tinggi.

Karyawan yang memiliki keseimbangan IQ, ESQ, AQ akan melaksanakan tugasnya, mengikuti arahan atasan, dan akan bekerja secara profesional dengan tidak menyimpang dari peraturan yang ada. Hasil dari kinerja karyawan yang seperti ini dapat memotivasi karyawan lain untuk tetap menjadi karyawan yang AMANAH dan PROFESIONAL.

Perusahaan perlu menciptakan kesadaran akan keseimbangan ini kepada pegawai dan karyawan-karyawannya melalui pendidikan/in house training, pelatihan-pelatihan ESQ, dan sertifikasi untuk menciptakan produktivitas kerja tinggi, loyalitas tinggi, sehingga produktivitas perusahaan dapat lebih ditingkatkan demi mendukung swasembada gula dan siap menghadapi MEA.
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

TRASH Tebu Sebagai Pupuk Organik dan Bioenergi

PEMANFAATAN TRASH SISA TEBANG DAN SBP
SEBAGAI PUPUK ORGANIK dan BIOENERGI


Lahan tebu yang ada di lingkungan PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) sebagian besar adalah lahan kering atau tegalan yang kurang subur. Hampir 80% perolehan lahan tebu adalah tegalan. Keterbatasan air merupakan salah satu faktor rendahnya penyimpanan air saat musim hujan dan kurangnya air saat musim kemarau. Perubahan iklim pun sulit diprediksi dan tidak dapat dimanipulasi. Terlebih lagi pengeprasan tanaman tebu yang berulang-ulang tanpa diselingi bongkar ratoon dan pemupukan berimbang membuat kondisi kesuburan tanah menurun.
Untuk meningkatkan produksi gula dan kualitas bahan baku yang baik, PTPN XI telah berhasil melaksanakan program “MBS” (Manis, Bersih, Segar). “Manis” yaitu tebu yang ditebang optimum kemasakannya, “Bersih” yaitu tebu yang dikirim ke Pabrik Gula kadar kotorannya seminimal mungkin, dan “Segar” yaitu tebu yang ditebang diupayakan untuk segera digiling dengan waktu penundaan giling dibawah 24 jam. Dengan aplikasi sistem MBS ini terutama “Bersih”, membuat trash sisa tebang meningkat.

Trash dari sisa tebang di kebun tebu maupun sisa dari proses produksi Single Bud Planting jangan dianggap limbah dan dipandang sebelah mata karena merupakan harta yang tak terlihat dan dapat bernilai ekonomis.

Hal tersebut melahirkan pemikiran untuk memanfaatkan trash sisa tebang untuk mengembalikan lagi unsur hara yang hilang dan sebagai penyimpan air dikala kemarau. Trash sisa panen yang berupa pucukan, daduk, sogolan, sisa dongkelan tidak dibakar, namun dikembalikan ke tanah.

Trash tersebut ditata sedemikian rupa berurutan, misalnya 2 baris pertama kosong dan 1 baris berisi tataan trash. Trash yang dihasilkan dari proses penebangan manual dipotong-potong namun jika menggunakan harvester/mekanisasi trash tersebut telah terpotong-potong secara otomatis. Hal ini diperlukan untuk mempercepat proses peleburan atau dekomposisi.

Sisa produksi SBP (Single Bud Planting) juga dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik. Pembuatan pupuk organik dari daun dan batang tebu cukup mudah, yaitu pertama, daun dan batang tebu dipisahkan, batang tebu kemudian diperas, dikeluarkan airnya dan disisakan ampas tebunya, tujuannya agar kandungan air tidak berlebihan, kemudian ampas tebu beserta daun kering tersebut dicacah sampai membentuk potongan – potongan kecil, hasil potongan tersebut kemudian dicampur dengan bahan fermentan dan kotoran ternak secara merata. Setelah itu, hasil campuran tersebut ditutup rapat dengan menggunakan terpal atau bahan plastik lainnya, kemudian dibiarkan selama 3 – 4 minggu. Hasil dari fermentasi tersebut dapat diberikan kepada tanaman tebu sebagai pupuk organik.

Dengan cara ini manfaat strategis yang bisa didapat antara lain: penanaman Pola A (masa tanam awal) dan kuantitas tebang awal akan meningkat dengan didukung trash sebagai mulsa serta varietas tebu tertanam toleran kekeringan walaupun tanah tersebut merupakan tegalan yang kurang air, meningkatkan kandungan organik dan hara pada tanah, meminimalisir penggunaan pupuk kimia, mengurangi penguapan air yang terkandung dalam tanah.

Selain digunakan sebagai pupuk organik, sisa trash tebang yang begitu banyak ataupun sisa dari Single Bud Planting dengan sedikit sentuhan teknologi dapat dikembangkan untuk menghasilkan BioEnergi, misalnya untuk menghasilkan listrik untuk pendukung pabrik. Di Indonesia, beberapa Industri Tebu telah berhasil melakukan cogeneration dengan mengubah ampas tebu menjadi energi berupa tenaga listrik. Sekarang saatnya melakukan hal serupa dengan menggunakan sisa Trash tebang tebu dan sisa SBP (Single Bud Planting) yang jumlahnya melimpah sebagai bahan baku untuk diubah menjadi energi yang menghasilkan listrik.

Dengan memanfaatkan pupuk organik dan Bioenergi yang dapat dihasilkan dari Trash di kebun maupun sisa SBP, diharapkan dapat membantu Perusaaan/Petani untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya sehingga HPP rendah dapat terwujud dalam mendukung swasembada gula nasional.
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Download Data GPS 78s (Win 7)

CARA DOWNLOAD DATA GPS 78s
MENGGUNAKAN WINDOWS 7


»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Program Tingkatkan Rendemen On Farm

PROGRAM PENINGKATAN RENDEMEN
BAGIAN ON FARM


»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Cara Install DNR GARMIN

CARA INSTALL SOFTWARE 
DNR GARMIN 


»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..