Working Vista Pointer

Pelaksanaan Cuti Bersama & Perubahan Jam Kerja

PENGUMUMAN
Nomor : AA-PENGU/12.001

PELAKSANAAN CUTI BERSAMA

Disampaikan kepada seluruh karyawan/karyawati Pabrik Gula PG Pradjekan, bahwa akan dilaksanakan Cuti Bersama pada :


                 Hari             :  Sabtu
                 Tanggal        :  24 Maret 2012


Selama Pelaksanaan Cuti Bersama pada tanggal tersebut diatas, kantor tutup, Pelayanan DO Gula dan Tetes ditiadakan.


Bagi karyawan/karyawati yang karena tugasnya dan tidak dapat meninggalkanny, maka pengaturannya diserahkan kepada Kepala Bagian masing-masing.

Demikian untuk dilaksanakan, dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

                                                                        Prajekan, 22 Maret 2012

 

===================================================================

SURAT EDARAN
Nomor : AA-SURED/12.004

PERUBAHAN JAM MASUK KERJA

Diberitahukan kepada seluruh karyawan/karyawati, bahwa sehubungan dengan adanya perubahan jadwal kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang biasa dilaksanakan setiap hari ju'mat digantikan ke hari Sabtu, maka dengan ini jam masuk kerja pada hari Jum'at & Sabtu dirubah dan diatur, sebagai berikut :

Hari
Masuk Kerja LAMA
Masuk Kerja BARU
Jum'at
Jam : 06.00 s/d Jam : 11.00
Jam : 06.30 s/d Jam : 11.30
Sabtu
Jam : 06.30 s/d Jam : 11.30
Jam : 06.00 s/d Jam : 11.00

Demikian untuk pelaksanaannya.

                                                                                       Prajekan, 22 Maret 2012
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Daftar Kemasakan Verietas Tebu

Salah satu syarat untuk mendapatkan produktivitas tinggi antara lain dengan menggunakan varietas berpotensi produktivitas tinggi, baik bobot maupun rendemen. Tentunya harus disesuaikan antara varietas dengan kondisi lingkungan tempat tumbuhnya ( tipologi lahan). Pemilihan Varietas Tebu sangat penting dan harus dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
         1. Kebenaran Varietas
         2. Klasifikasi Varietas
         3. Pemilihan Varietas
   
   
PENAMAAN VARIETAS UNGGUL BARU


Berikut beberapa daftar varietas tebu berdasarkan tipe kemasakannya :


VARIETAS
 AWAL   TENGAH   LAMBAT 
BZ 132 PS 851 BL
PS 80-1424 PS 861 BZ 148
DIV PS 864 BZ 158
PS 862 PSJT 941 PS 891
PS 58 PS 921 PS 56
PS CO 878 PS BM 9605 PS 58
BZ 207 SS 57 PS 951
PSCO 90-2411 PS 78-8294 T1,2,3,4,5,6
ROC 11 PS 88-19432 PS 963
TRITON
BZ 117
PS 86-10029
N XI 1,2
N XI 1,3
PSBM 8845
KK
GMP 1
PL 55
BR 77
UMC
KENTUNG
PS 881
SS 7102


NO A W A L AWAL TENGAH TENGAH TENGAH LAMBAT
1 PS 861  PS 851 PS 80-19432 PS 82-887
2 PS 862 PS 82-1064 PS 88-19432 PS 95-792 (PS 951 )
3 PS 863 PS 86-10029 PS 89-17865 (PS 891) R 579
4 PS 80-442 PS 79-992 PS 85-12212 M 442-51 (BZ 148)
5 PS 81-1321 PS 89-1243 PS 17-638 RA 851
6 PS BM 88-144 PS 89-11260 PS 92-3092
7 PS BM 10 PS 89-19529 RA 394
8 BM 803 PS BM 867 BU 392
9 MK 98 BM 9801 BU 1941
10 ROC AS 9720 SS 57
11 TAIWAN AS 923-309
12 SS 7102 RA 2019
13 POJ 3016 AP 74
14 TRITON AP 24
15 BZ 117 PA 198
16BZ 132 CO 617
17 BZ 134 Q 83
18 KENTHUNG 
19 BR 77

DAFTAR KEMASAKAN VARIETAS TEBU ( 5 PERIODE ) 

$0D ;/tr> *
AWAL
NO AWAL TENGAH TENGAH TENGAH LAMBAT  LAMBAT
1 BM 803 AP 24 BM 01 BL PS 951 (PS 95-792)
2 BM 9603(SS 03) AP 74 BM 156 (Q 156) BZ 148 BZ 148 (M422-5)
3 BZ 117 AS 9720 BM 9605(F 05) PS 82-887 PS 82-887
4 BZ 132 AS 923-309 BM 9514 (ROC 14) PS 951 R 579
5 BZ 134 BM 9801 BM 2104 RA 851 PS 864
6 BZ 207 CO 617 GM 19 CN 15
7 HD PA 148 GM 21 PS 891
8 K 88-92 PA 198 GM 25
9 K 84200 PS 79-992 GP 11
10 MK 98 PS 82-1064 PS BM 95-1142
11 N XI 1-1 PS 851 PS 17-638
12 N XI 1-3 PS 861 PS 80-1392
13 N XI 1-8 PS 863 PS 80-1941
14 N XI 10 PS 864 PS 85-12212
15 N XI 11 PS 89-1243 PS 88-19432
16 N XI 13 PS 89-11260 PS 89-17865
17 N XI 12 PS 89-22513 PS 921
18 POJ 3016 PS 89-19529 PSJT 94-331
19 PS 80-1424 PS BM 867 SS 57
20 PS 80-1649 Q 83 PA 198
21 PS 81-1321 RA 2019 BU 1392
22 PS 82-442 ROC 11 BU 1941
23 PS 862 SS 113 RA 394
24 PS BM 10
PS 92-3092
25 PS BM 88-144
26 PS BM 9044
27 PSCO 878
28 PSCO 902411
29 ROC 03
30 ROC 10
31 ROC 26
32 SS 7102
33 TAIWAN
34 UTHONG
35 VMC 7616
36 VMC 87-95
37 VMC 71238
38 VMC 84549
39 VMC 72229
40 VMC 78865
41 VMC 87559
42 PSCO 9044
43 PSBM 8845
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Kompos Granul

Daftar Isi : 

Latar belakang, Formula pupuk granul, Denah instalasi pengolah pupuk granul, alur pembuatan kompos granul, aplikasi kompos granul





===============================================
================================================
Untuk Mendownload slide presentasi diatas, silahkan klik link berikut : Kompos Granul Litbang Pradjekan
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Totorial Dasar Membuat Blog

Tutorial
Membuat Blog Litbang
PG Pradjekan

NB : Tutorial ini berisi langkah-langkah dasar membuat sebuah blog di blogger
 

Link terkait untuk mendownload silahkan klik di sini
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Dahlan Iskan Rombak Habis Direksi BUMN Perkebunan

Kamis, 01/03/2012, detikcom-Jakarta, Menteri BUMN Dahlan Iskan merombak susunan direksi perusahaan perkebunan milik negara. Tercatat sebanyak 75 orang susunan direksi di PTPN I hingga PTPN IV berikut PT Rajawali Nusantara Indonesia dirombak habis.

Mantan Deputi Menteri BUMN Industri Primer, Megananda Daryono terpilih menjadi Direktur Utama PTPN III yang akan menjadi induk holding perusahaan perkebunan milik negara ini.

"Ini keputusan pemegang saham. Sebagain besar jajaran direksinya sudah habis masa jabatannya juga," ungkap Deputi Menteri BUMN Bidang Industri Primer Muhammad Zamkhani di Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Ditambahkan Zamkhani perombakan keseluruhan direksi PTPN telah dipersiapkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Ini merupakan 'Dream Team' dari industri perkebunan milik negara. "Kurang lebih sebanyak 75 direksi yang diangkat," tambahnya.

Berikut direksi baru dalam jajaran direktur utama yang telah dirombak:
 
1.           Dirut PTPN I Wargani
2.           Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution
3.           Dirut PTPN III Megananda Daryono
4.           Dirut PTPN IV Erwin Nasution
5.           Dirut PTPN V Fauzi Yusuf
6.           Dirut PTPN VI Iskandar Sulaiman.
7.           Dirut PTPN VII Boyke Budiman
8.           Dirut PTPN VIII Dadi Sunardi
9.           Dirut PTPN IX Adi Prasongko
10.       Dirut PTPN X Subiyono
11.       Dirut PTPN XI Andi Punoko
12.       Dirut PTPN XII Singgih Irwan Basri
13.       Dirut PTPN XIII Baim Rachman
14.       Dirut PTPN XIV Budi Purnomo
15.       Dirut RNI Persero Ismed Hasan Putro
 
Sumber : http://www.detik.com
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Analisa HESS

    
ANALISA HESS


Analisa Hess dilakukan saat tebang pada tanaman tebu sawah untuk mengetahui normal tidaknya pertumbuhan tanaman Dengan Analisa Hess ini akan diketahui apakah taksasi yang dilakukan sesuai atau tidak.




Cara Analias Hess :

  1. Setiap hektar lahan diamati 10 juring untuk mengetahui jumlah batang hidup dan jumah batang mati
  2. Dari juringan tersebut diambil 10 batang untuk diamati tinggi batang, berat batang, serangan hama, dan penyakit (penggerek batang, penggerek pucuk, dll), siwilan, dan tebu gabeng (voos).
  3. Batang tebu dibagi 3 bagian, atas, tengah, dan bawah. Kemudian ditimbang, dicatat, dan ditentukan prosentasenya untuk setiap bagian.

KESIMPULAN HESS

            Bobot batang atas <= 24% dan bobot batang bawah 40 – 42 %

            Berarti : Pertumbuhan lanjut batang tebu tidak berjalan sebagaimana mestinya karena kondisi iklim tidak menunjang pertumbuhan lanjut tersebut. Biasanya musim kemarau maju sehingga masa kering lebih panjang, kejadian tersebut dapat mengakibatkan bobot tebu dapat 100 kwi/ha atau lebih dibawah Taksasi Maret, walau Taksasi Maret sudah dilaksanakan dengan cukup cermat dan hati-hati.


KESIMPULAN HESS

            Bobot batang atas 24 – 27% dan bobot batang bawah 40-42% berarti :

1)      Pertumbuhan lanjut batang tebu berjalan cukup baik, iklim normal sehingga tidak ada beda dengan
2)      Taksasi Maret, Toleransi  +/- 5 %.


KESIMPULAN HESS

      Bobot batang atas >= 27% dan bobot batang bawah <=42% berarti :
1)      Pertumbuhan lanjut batang tebu berlangsung dengan baik. Iklim sangat menunjang, biasanya musim
2)      kemarau mundur sehingga masa kering lebih pendek dari lazimnya sehingga bobot tebu
3)      dapat mencapai 100 kui/ha atau lebih dari Taksasi Maret


Sumber : SKW Litbang Pra @ Jan 2012
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..