Working Vista Pointer

GERAKAN TEBANGAN BERSIH



Penurunan berat tebu akibat penggabusan (voos) pada tanaman tebu merupakan fenomena agronomik yang terjadi setelah hujan berkepanjangan.  Namun demikian dengan kegiatan yang tersisa berupa manajemen tebang-angkut, persoalan kemungkinan turunnya produksi yang terlalu ekstrim diharapkan tidak terjadi.  Kegiatan tebangan bersih yang menunjang keberhasilan teknologi pascapanen merupakan salah satu kunci dalam perolehan hasil lebih baik.  Perolehan gula milik PG baik yang berasal dari 100% tebu sendiri maupun eks 34% bagi hasil dengan petani tebu rakyat terus didorong, antara lain melalui ketersediaan tebu rakyat mandiri yang selama ini tidak mempunyai ikatan avalist dengan PG.

Kesepakatan tentang tebangan bersih telah disampaikan manajemen beberapa waktu lalu.  Hasilnya dapat dilihat dari perolehan rendemen yang lebih baik, setidaknya pada tebu sendiri.

Unit Tanaman PG Pradjekan berusaha untuk mensosialisasikan mengenai pengiriman tebu bersih, salah satunya dengan membuat banner tebu tebang bersih. 




------------------------------------------------------------------------------------------------------------
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Petunjuk Pemupukan TS dan Bibitan 11-12 (ED. Ags '11)

KEMASAMAN TANAH
            Kemasaman tanah penting sebagai indikator kesuburan tanah. Tingkat kemasaman tanah memiliki hubungan dengan ketersediaan hara yang dibutuhkan tanaman,  misalnya ketersediaan unsur hara P dan hara mikro dikontrol oleh pH tanah serta ketersediaan unsur yang bersifat racun.
 
Untuk pH (H2O)
# SM        : Sangat Masam             (3,0 – 4,5)
# M          : Masam                        (4,6 – 5,5)
# AM        : Agak Masam              (5,6 – 6,5)
# N          : Netral                        (6,6 – 7,5)
# AB        : Agak Basas                 (7,6 – 8,5)
# SB        : Sangat Basas              (8,6 – 10,0)
         
                 Nitrogen (N) merupakan salah satu hara yang dibutuhkan tanaman tebu untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman seperti daun, batang, akar penentu biomasa tanaman. Jumlah N yang dibutuhkan tidak boleh lebih kecil  atau lebih besar dari kebutuhan. Bila kekurangan N, tanaman tebu akan kerdil dan jika kelebihan akan menyebabkan penurunan rendemen yang signifikan.
Untuk Nitrogen 
# ST        : Sangat Tinggi             (   > 0,15    )
# T          : Tinggi                        (0,13 – 0,15)
# S          : Sedang                       (0,10 – 0,13)
# R          : Rendah                      (0,07 – 0,10)
# SR        : Sangat Rendah           (   < 0,07    )

Posfor (P) merupakan hara yang diperlukan dalam inisiasi sel dan transfer energi sehingga harus tersedia sejak awal fase pertumbuhan tanaman. Tebu yang mengalami kekurangan P akan memiliki produktifitas tebu, rendemen dan hasil gula yang rendah.
Untuk P2O5
# ST        : Sangat Tinggi             (  > 70  )
# T          : Tinggi                        (50 – 70)
# S          : Sedang                       (30 – 50)
# R          : Rendah                      (15 – 30)
# SR        : Sangat Rendah           (  < 15  )
            Kalium (K) merupakan unsur hara yag diserap tanaman untuk membantu proses fotosintesis dan translokasi hasil karbohidrat. Peranan K adalah untuk memperkokoh batang menjadi tidak mudah roboh.
Untuk K2O
# ST        : Sangat Tinggi             (   > 300   )
# T          : Tinggi                        (200 – 300)
# S          : Sedang                       (100 – 200)
# R          : Rendah                      (40   – 100)
# SR        : Sangat Rendah           (    < 40    )






Kapasitas tukar Kation (KTK) menunjukkan kemampuan tanah mengikat dan menukarkan antara unsur kation. KTK tanah mengontrol ketersediaan beberapa unsur hara dan berperan dalam efisiensi pemupukan. Pemberian bahan organik berpotensi meningkatkan KTK tanah.
Untuk KTK
# ST        : Sangat Tinggi             (  > 40  )
# T          : Tinggi                        (25 – 40)
# S          : Sedang                       (15 – 25)
# R          : Rendah                      ( 5  – 15)
# SR        : Sangat Rendah           (  0 – 5  )

HUMUS / BAHAN ORGANIK
 

DOSIS TS MT 2011 – 2012 :

       I.      Phonska 4 kui + ZA 5 kui + 30 kui Kompos
     II.      Phonska 4 kui + Urea 3 kui + 30 kui Kompos
   III.      Halei 5 kui + ZA 3 kui + 30 kui Kompos
   IV.      Halei 5 kui + Urea 2 kui + 30 kui Kompos

BIBITAN :

      Urea 4 kui + SP-36 1 kui+30 kui Kompos
          
 ERGON SUPER

Takaran                       : 5 Liter / Ha
Pengenceran               : 17 ml/liter
Waktu Aplikasi            : Diberikan 1 kali pada umur    tanaman 2,5 – 4 bulan

      Penyemprotan pagi pukul 07.00 – 10.00. Atau sore pukul 15.00 – 16.00
      Hindari penyemprotan pada saat angin kencang dan panas terik
      Pada musim hujan usahakan penyemprotan terakhir 3 jam sebelum hujan

Formulasi Ergon Super

Macro :    N                  : 6,06 %          
                P2O5                 : 3,27 %
                K2O              : 5,08 %

Micro :   Mn  : 0,37 %     Asam Amino  : +
Fe  : 0,01 %    Zpt                 : +
B    : 0,13 %   Microbiocide   : +
      Cu  : 0,02 %   Repelen          : +
      Zn  : 0,11 %   Surfactant       : +
      Mo  : 0,01 %   Bagan Dasar    : Pro Analis

»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Buku Tamu


BUKU TAMU
.
( SILAHKAN TINGGALKAN PESAN )






=============================================================
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Paduan Suara PG Pradjekan Menuju Puncak

Setelah melalui babak penyisihan yang diikuti 22 unit usaha selama sehari, akhirnya Dewan Juri Lomba Paduan Suara dalam rangkaian HUT PTPN XI ke-14 memutuskan 6 finalis yang akan berlaga untuk mendapatkan 3 besar kejuaraan.  Keenam finalis adalah RS Lavalette, PG Pagottan, PG Djatitoro, PG Semboro, PG Assembagoes, dan PG Pradjekan.  Final diselenggarakan di Surabaya, Kamis (25/2/2010).

Pengumuman bagi para pemenang disampaikan pada puncak peringatan HUT PTPN XI bersamaan dengan penyerahan PKBL Award dan Best Agronomist Award.  Lomba paduan suara tersebut merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan.  Para peserta wajib menyajikan Mars PTPN XI dan Bagimu Negri, sedangkan group terdiri dari 20-30 orang.(Sumber : http://ptpn-11.com)

Trailler film tentang perjalanan kami meraih prestasi...
Menjadi Runner Up 1...........
Dengan segala keterbatasan...
Berupaya sebaik kami bisa...
(Cerita Dibalik Lomba Paduan Suara N 11)
Director : FIRMAN 'freeman HIDAYAT




»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Struktur Organisasi Tanaman

STRUKTUR ORGANISASI TANAMAN
PG PRADJEKAN 2013




STRUKTUR ORGANISASI TANAMAN
PG PRADJEKAN 2011


»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..

Dokumentasi Litbang ( ALBUM )


TEBU GILING

 TEBANG ANGKUT
 

 ANGKUTAN TEBU


TEBU KRITERIA A

TEBU MBS DI MEJA TEBU
  
                      STASIUN GILINGAN                                      STASIUN PABRIK TENGAH
                     STASIUN KETEL               
»»  Baca Selengkapnya (Readmore)..